Itu Kamu
Kau yang lembut dan suci hatinya seperi angin yang menyodorkan wangi pohon hijau selepas hujan sore hari
Menari dengan linting senyum berirama not balok symphony bethoven dan abstrack picaso diatas kanvas
Tersadar cantik yang di tawarkan alam dalam paras indah yang menyejukkan
Aku diam terpaku, aku menyapamu hanya dalam angan, memandangmu bagai sajak sajak indah yang ditulis dalam daun lontara, bagai cerita Maipah dan.....
Permadani biru dalam kabut tipis, dingin bagai nafas subuh sehabis malam, 2 binar mata yang hanya berani saling memanfang tak menyapa..senyum mu sejuk bagai hangat mentari..aaahhhh aku jatuh cinta.
Komentar
Posting Komentar