KEPUTUSAN ETIS DALAM DILEMA ETIK
KEPERAWATAN
Kebanyakan dilema etik yang timbul dalam keperawatan bersumber dari:
konflik dengan pasien, dengan tenaga kesehatan lain, dan dengan institusi
Teori Dasar Dalam
Pembuatan Keputusan
n Teleologi: manfaat atau nilai suatu tindakan bergantung
pada hasil akhir
n Deontologi : berprinsip pada tindakan yang dilakukan,
benar atau salah tidak ditentukan hasil akhir.
Kode Etik Keperawatan
:
n Tanggung jawab perawat :individu, keluarga,msyarakat,tugas,
sejawat,profesi lain,profesi keperawatan, negara.
n Hak-hak pasien :mendapat plyanan,informasi,menolak, privasi,
dihormati, pembuatan keputusan,dll
Konsep Moral :
1. Advokasi
2. Responsibilitas
3. Akuntabilitas
4. loyalitas
Prinsip Etik :
1. Otonomi
2. Beneficience
3. Justice
4. veracity
Kepercayaan Dan Keyakinan :
1. Sistem nilai individu
2. Iptek
3. Sosial
4. Legislasi
5. Dana
Peran Sistem Nilai :
n Nilai-nilai yang dianut oleh individu sangat
mempengaruhi perilaku individu tersebut
n Sistem nilai yang dianut dapat membantu dalam
membuat keputusan diantara pilihan-pilihan yang menyulitkan (dilematis)
Contoh Kasus :
n Seorang
ibu yang hamil aterm menginginkan proses persalinannya ditolong oleh dokter
obsgyn wanita dan tidak menginginkan ada seorang laki-lakipun yang melihat
tubuhnya pada saat proses tersebut. Tetapi pada saat proses persalinan dimulai,
ternyata terjadi fetal disstres sehingga diperlukan operasi caesar emergency.
Pada saat yang sama yang ada hanya ahli anestesi laki-laki. Tindakan apa yang
harus dilakukan perawat saat itu?
n Ns.
Ani seorang perawat kamar operasi baru saja mengantarkan pasien yang telah
menjalani operasi kembali ke ruang rawat, pasien dalam keadaan tenang. Pada
saat ns. Ani keluar dari ruangan pasien itu, dia berpapasan dengan ns. Susi
yang telah mempersiapkan obat analgesik untuk diberikan kepada pasien tersebut,
sesaat kemudian ns. Susi keluar dari ruangan pasien dan obat tersebut telah
disuntikan.
n Kemudian
ns. Ani menanyakan kepada ns. Susi “siapa yang membutuhkan obat tersebut?” Dan
dijawab ns. Susi: “pasien tersebut dalam keadaan nyeri post operasi.” Ns. Ani
mengklarifikasi masalah tersebut kepada istri pasien, dan menyatakan bahwa dia
tidak meminta ns. Susi untuk memberikan obat tersebut kepada suaminya. Apa yang
harus dilakukan oleh ns. Ani?
n Tn.
Herman 28 tahun, seorang kuadriplegia, masuk ts. Dgn pneumonia dan dekubitus
yang luas. Pasien tsb meminta utk tidak diberikan antibiotik dan dibiarkan utk
dpt meninggal dgn damai. Pada waktu yang bersamaan dokter telah memberikan
rencana pengobatan antibiotik intravena untuk pasien tsb. Bagaimana tindakan
perawat?
n Ns.
Dina adalah perawat di ruang rawat intensif, semua temat tidur diruang tsb.
Penuh terisi. Sejak dua hari yll ns. Dina diberi tanggung jawab utk merawat ny.
Ayu, 79 tahun dengan gagal jantung. Pasien tsb adalah pasien tidak mampu dan
sejak pasien tsb dirawat tidak ada anggota keluarga yg menjenguknya.
n Disaat
itu ns. Dina mendpt catatan dari bag. Penerimaan pasien yg juga disetujui oleh
atasannya untuk memindahkan ny. Ayu ke ruang rawat regular, karena akan ada
pasien lain yang akan menempati tempat ny. Ayu saat itu, dan pasien paru tsb.
Adalah anak dari pemilik rs. Bagaimana tindakan ns. Dina?
Membuat Keputusan Etika :
1. Mengklarifikasi dilema etik
2. Mengumpulkan data-data penunjang
3. Mengidentifikasi pilihan penyelesaian masalah
4. Membuat keputusan
5. Melakukan tindakan
6. Melakukan evaluasi
Aspek Legal Keperawatan :
Keperawatan seperti juga profesi dari disiplin ilmu lain, tidak
membenarkan adanya praktek profesional tanpa adanya lisensi. Tujuan praktek
berlisensi ini adalah untuk melindungi keamanan masyarakat.
Komentar
Posting Komentar